ASSALAMUALAIKUM....... Sekian lama tak update blog..tiba2 hari rase nak update lak hehehe..mimpi nak update...sihat semua?hope semua sihat tiggal beberape hari lagi je kan kita nk sambut raya aidilfitri yang sentiasa di tunggu umat islam..Hope semua amal ibadat yang kita lakukan selama ni diterima oleh-Nya...AMIN..
Well persiapan raya semua dah sihat?sape- sape yang belum buat or persiapan belum lengkap buat cepat-cepat tau nanti tak de la tergopoh gapah kan..hari ni me mak berkongsi pasal kata pasal jodoh n mimipi la....auwwwww hot nya topik ni (angkat bakul sendiri lak) gian kot lama tak menaip ni .hari UTUSAN menegeluarkan temubual berkisar pasal hidup seorang retiss ni..Hattan.nn before me teruskan ,me nk ucapkan beribu riban lah tahniah kat datuk Hattan kita ni..dengan perkahwinan kali-3 beliau tetapi dengan isteri pertama...Alhamdulillah.jodoh diaorang panjangkan..itu lah nama nya jodoh berpisah lama mana pun kalau dah tertulis dia jodoh kita memang akan tetap jadi milik kita cuma lambat atau cepat je idok kan?aik plogat ngeri mne lak aku kuar ni hahahahaha.
alamak banyak lak aku melencong hahahaha......soryr2..aloooooooo sorry sorry naik lori la kan..tu zaman kita jadi budak hingusan yang cakap hihihhi..ape yang buat aku tertarik dengan cerita retiss DATUK HATTAN NI..dia rasa menyesal sebaik saja dia melafazkan talak kepda wife dia...sape tak meneysal woiiii...dh nama lg syg tiba-tiba kita p buang..and after 2 or 3 years he had got d sweet dream ...aiii manisnya..yang manis mimpi tu memberitahu dia, he is married to ex-wife back! wife dia nama Arianie bersaksikan arwah ayah dia..maniskan mimpi tu..agak2 la kan if korang semua dapat mimpi macam denagn pualak orang yang kita sayang fuhhhhh lega,happy mau melonjak atas katil n confirm lah tak sabar nk baagi tahu buah hati pengarang jatung hahhahaha..kalau me la tak tahu ape me akan buat sebab belum terkena kat eden lg kui kui kui.
Datuk Hattan bagitau dia dapat mimpi tu malam jumaat..and selepas mimpi tu dia terus bertekad and tanam semangat untuk menegejar cinta permata hati tu....pandai-pandai lak me ubah ayat.Korang percaya pada mimpi tak?ade orang cakap boleh dipercayai and ade yang cakap xboleh di percayai...well di si aku juga teringin nak selit kisah me sebagai contoh je kot ..
dulu me hendak sangat mencari seorang hamba Allah ni..sekarang kan zaman teknologi..so me try cari melalui fb pkai nama penuh dia.nama samaran dia..tapi mee nak bagi tahu kat sini me tak pernah angkat tangan berdoa mintak pada ALLAH SWT supaya diberi petunjuk macam mana nak cari budak tu...tp keajaiban Allah,pengetahuan Allah mengatasi segalnya..satu malam me bermimpi akan nama fb dia..mesti korang fikir me ni sewel kan hahahahaha tak kisah lah..ok,bangun pagi esok tu me terus fikir pasal mimpi..aku ni betul ke tak..macam mana leh mimpi fb dia.tu mainan mimpi ke atau petunjuk..so me nekad cari fb dia melalui petunjuk mimpi tu...subhanallah..ternyata betul seperti dalam mimpi..sedangkan selama ni puas mencari tapi tak jumpa-jumpa.
semlam mpun macam tu jgk tp siang hari la....sambil-sambil tuggu waktu rehat tamat me tido la...dah mata ni memang mengantuk tak tahan beb.tiba-tiba leh mimpi minyak kereta yang baru isi penuh tangki leh trun 1 bar..bila sedar je terus fikir betul...tak pe lah kita tengok nanti..tapi hati kuat cakap ya..finally! petang betul la u olls.....minyak kereta turun 1 bar hahahahahahahaha lawakkan..macam tak percaya..tapi benda memang berlaku..tapi apepun kita tak boleh percaya 100% sebab semu ni kerja ALLAH SWT.Kalau dia nak bagitahu something macam-macam cara dia boleh buat...cuma kita sedar atau pun tidak je..
mimpi kita boleh percaya kerana ade sebahgiannya sebagai petunjuk kepada kita tp sebahagiannya adalah mainan tido..pegangan agama harus kita letak diatas..tkut nati jadi benda len lak kan..betoi idok...kalau u olss ade dapat mimpi yang tak elok......buat2 la mintak dengan Allah swt dijauhkan.In sya aLLAH Dia AKAN LINDUNGI U OLLSS
ok n here me sertakan maksud tafsiran mimpi yang di copy paste dariu blog
TAFSIR MIMPI MENURUT AL QURAN DAN AS SUNNAHTafsir MimpiMenurut Al-Qur`an dan As-Sunnah
Ustadz Abu Sa’ad al-Wa’izh berkata, “Pada prinsipnya mimpi yang baik itu bersumber darianeka amal yang benar dan mengingatkan akan aneka akibat dari berbagai urusan. Dari mimpi yangbaik itu muncullah aneka perintah, larangan, berita gembira, dan peringatan. Dikatakan demikiankarena mimpi yang baik merupakan sisa dan bagian dari kenabian, bahkan ia merupakan satu dari dua bagian kenabian, sebab ada nabi yang wahyunya berupa mimpi. Orang yang menerima wahyumelalui mimpi disebut Nabi. Adapun orang yang menerima ucapan malaikat saat dia terjaga disebutRasul. Inilah yang membedakan antara nabi dan rasul.”Abu Ali Hamid bin Muhammad bin Abdullah ar-Rafa` memberitahukan kepada kami, dariMuhammad ibnul-Mughirah, dari Makki bin Ibrahim, dari Hisyam bin Hasan, dari Muhammad binSirin, dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda,“Jika masa semakin dekat, mimpi seorang muslim nyaris tidak pernah dusta. Muslim yangpaling benar mimpinya adalah yang paling jujur perkataannya. Mimpi seorang mukmin merupakansatu bagian dari 46 bagian kenabian. Mimpi ada tiga macam: i ) mimpi yang baik sebagai beritagembira dari Allah ‘azza wa jalla,ii) mimpi seorang muslim yang dialami oleh dirinya sendiri, daniii) mimpi sedih yang berasal dari setan. Jika salah seorang di antara kamu mengalami mimpi yangtidak disukai, janganlah menceritakannya kepada orang lain, bangunlah, kemudian solatlah.”(Muttafaq ‘alaih)Beliau bersabda,“Aku menyukai mimpi ihwal rantai, tetapi tidak menyukai mimpi ihwal belenggu.” (Shahih al-Jami’)Rantai ditakwilkan dengan keteguhan pada agama.Abu Abdullah al-Mahlabi dan Muhammad bin Ya’qub bin Yusuf menceritakan kepada kami dari al-‘Abbas ibnul-Walid bin Mazid, dari ‘Uqbah bin ‘Alqamah al-Mu’arifi, dari al-Auza’i, dariYahya bin Abi Katsir, dari Abi Salamah bin Abdurrahman, dari ‘Ubadah ibnush-Shamit bahwa iabertanya kepada Rasulullah tentang ayat 63-63 surah Yunus, “Yaitu orang-orang yang beriman danmereka selalu bertakwa. Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan dalamkehidupan di akhirat.” Maka, Rasulullah menjawab,“Sungguh kamu telah menanyakan sesuatu kepadaku yang belum pernah ditanyakan olehseorang pun selainmu. Al-busyra ialah mimpi yang baik yang dialami oleh seseorang ataudianugerahkan Allah kepadanya.” (As-Silsilah ash-Shahihah)“Maka tatkala anak itu mencapai kesanggupan berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahimberkata, ‘Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka,pikirkanlah apa pendapaUstadz Abu Sa’ad berkata, “Hadits-hadits yang kami riwayatkan tersebut menunjukkan bahwa
mimpi itu memang sesuatu yang benar secara substansial dan bahwa mimpi itu memiliki ketentuandan dampak.” Di antara dalil yang menunjukkan kebenaran mimpi ialah bahwa saat Ibrahim tidur, Allahmemperlihatkan kepadanya seolah-olah dia menyembelih putranya. Setelah bangun, dia punmelaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya saat tidur. Allah Ta’ala mengisahkan kejadiantersebut, tmu!’ Dia menjawab, ‘Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkankepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.’” (ash-Shaaffat:102) Setelah Ibrahim a.s. memahami mimpinya dan berupaya melaksanakannya, lalu Allahmemberinya jalan keluar karena kasih-sayang-Nya, dia mengetahui bahwa mimpi itu merupakan hukum. Demikian pula halnya dengan mimpi yang dialami Yusuf a.s., yang dikisahkan Allah dalam Al-Qur`an sebagai kisah yang popular dan terkenal. Abu Sa’id Ahmad bin Muhammad bin Ibrahim meriwayatkan kepada kami dari Ali binMuhammad al-Waraq, dari Ahmad bin Muhammad bin Nashr, dari Yusuf bin Bilal, dari Muhammadbin Marwan al-Kalbi, dari Abu Shalih, dari Ibnu Abbas bahwa Aisyah berkata, “Rasulullah terkenasihir. Maka, beliau jatuh sakit, sehingga kami mengkhawatirkannya. Ketika beliau berada antara tidurdan terjaga, tiba-tiba turun dua malaikat: yang satu berada di dekat kepala Rasulullah dan yang lainberada di dekat kaki beliau. Malaikat yang berada dekat kepala berkata kepada malaikat yang beradadekat kaki, ‘Mengapa dia sakit?’ Malaikat bertanya demikian supaya Nabi saw. memahamipersoalannya.Temannya menjawab, ‘Terkena sihir.’‘Siapa yang melakukannya?’‘Lubaid bin A’sham, orang Yahudi.’‘Di mana dia melakukannya?’‘Di sumur Dzarwan.’‘Bagaimana mengobatinya?’‘Kirimlah orang ke sumur itu dan keringkan airnya. Jika tampak sebuah batu besar,singkirkanlah karena di bawahnya terdapat tali busur yang berpintal sebelas dan diletakkan di dalamkantong. Setelah itu bakarlah ia. Insya Allah dia sembuh. Jika dia menyuruh orang, hendaknya diamengeluarkan kantong itu.’”Ibnu Abbas melanjutkan, “Nabi pun bangun dan beliau telah memahami apa yang dikatakankepadanya oleh malaikat. Beliau menyuruh ‘Ammar bin Yasir dan sekelompok sahabatnya ke sumurtersebut yang airnya telah berubah seperti inai. Kemudian sumur itu dikeringkan. Setelah tampak batubesar, ia pun digulingkan, dan tampaklah di bawahnya kantong yang berisikan tali busur bersimpulsebelas. Kemudian mereka membawanya kepada Rasulullah. Maka, turunlah surah al-Falaq dan surahan-Naas. Kedua surah ini berjumlah 11 ayat dan sama dengan banyaknya buhul yang berjumlah 11 pula. Setiap kali beliau membaca satu ayat, lepaslah satu buhul. Setelah seluruh buhulnya terbuka,Rasulullah dapat bangkit dan seolah-olah terlepas dari ikatan. Buhul itu pun dibakar. Nabi menyuruhkita berlindung kepada Allah melalui kedua surah tersebut. Lubaid mengunjungi Rasulullah.Meskipun beliau menceritakan kejadian di atas, pada wajah Lubaid tidak tampak perubahan apa pun.” Hadits di atas menunjukkan kebenaran masalah mimpi dan keberadaannya di dalam banyakhadits, sehingga terlampau panjang untuk menceritakannya.
Ustadz Abu Sa’ad berkata, “Aku melihat bahwa ilmu itu terdiri atas beberapa jenis, diantaranya ada yang bermanfaat bagi dunia, tetapi tidak bermanfaat bagi agama; ada yang bermanfaatbagi dunia dan agama. Ilmu tentang mimpi termasuk ilmu yang bermanfaat bagi dunia dan agama.Kemudian aku solat istikharah sebelum mengumpulkan apa yang berasal dari Allah dan menempuhmetode peringkasan seraya memohon pertolongan kepada-Nya dalam menyempurnakan apa yangdiredhai dan dicintai-Nya. Juga berlindung kepada-Nya dari ujian dan fitnah-Nya. Allahlah Pemiliktaufik. Cukuplah Dia bagi kami. Dia adalah sebaik-baik Pelindung.”
Ustadz Abu Sa’ad berkata, “Orang perlu menegakkan tata kesopanan agar mimpinya mendekati kebenaran. Di antara adab kesopanan itu ialah membiasakan diri berkata jujur. Nabi bersabda dalam hadits muttafaq alaih, ‘Orang yang paling benar mimpinya ialah yang paling benar perkataannya.’”Adab lainnya ialah tidur dengan punya wudhu. Abu Dzar berkata, “Kekasihku (Muhammadsaw.) memberikan tiga pesan kepadaku yang tidak pernah aku tinggalkan hingga mati. Yaitu, puasatiga hari pada setiap bulan, dua rakaat shalat fajar, dan tidak tidur kecuali punya wudhu.” Demikianyang diriwayatkan Bukhari dan Muslim.Adab lainnya ialah tidur dengan berbaring ke sisi kanan tubuh karena Nabi saw. menyukaibagian kanan dalam segala hal. Diriwayatkan bahwa beliau tidur pada sisi kanan tubuhnya serayameletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanan, lalu berdoa,“Ya Allah, lindungilah aku dari azab-Mu pada saat Engkau mengumpulkan hamba-hamba-Mu.” (HR Tirmidzi dan Abu Dawud), Mimpi terbagi dua: mimpi yang benar dan yang batil. Mimpi yang benar ialah yang dialamimanusia tatkala kondisi psikologisnya seimbang dan keadaan cuaca sedang seperti ditandai olehbergoyangnya pepohonan hingga berjatuhannya dedaunan. Mimpi yang benar tidak didahului denganadanya pikiran dan keinginan akan sesuatu yang kemudian muncul dalam mimpi. Kebenaran mimpijuga tidak ternodai oleh peristiwa junub dan haid.
Adapun mimpi yang batil ialah yang ditimbulkan oleh bisikan nafsu, keinginan, dan hasrat.Mimpi demikian tidak dapat ditakwilkan. Demikian pula mimpi “basah” dan mimpi lain yangmewajibkan mandi dikategorikan sebagai mimpi yang batil karena tidak mengandung makna. Samahalnya dengan mimpi yang menakutkan dan menyedihkan karena berasal dari setan. Allah Ta’alaberfirman,“Sesungguhnya pembicaraan rahasia itu adalah dari setan, supaya orang-orang yang berimanitu berduka cita, sedang pembicarana itu tiadalah memberi mudharat sedikitpun kepada mereka,kecuali dengan izin Allah dan kepada Allahlah hendaknya orang-orang yang beriman bertawakal.”(al-Mujaadilah: 10)
Jika seseorang mengalami mimpi yang tidak disukai, disunnahkan melakukan limaperbuatan. Yaitu,i) mengubah posisi tidur,ii) meludah ke kiri sebanyak tiga kali,iii) memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk,iv) bangun dan solat, danv) tidak menceritakan mimpinya kepada siapa pun.
Ustadz Abu Sa’ad berkata, “Pelaku mimpi hendaknya memelihara etika yang perlu dipegangteguh dan memiliki batasan-batasan yang selayaknya tidak dilampaui. Demikian pula halnya denganpentakwil.” Etika pelaku mimpi ialah, pertama, dia tidak menceritakan mimpinya kepada orang yang hasud sebagaimana dikatakan Ya’kub kepada Yusuf,“Ayahnya berkata, ‘Hai anakku, janganlah kamu ceritakan mimpimu itu kepada saudarasaudaramu,maka mereka akan membuat makar untuk membinasakanmu.’” (Yusuf: 5)
Kedua, jangan menceritakan mimpinya kepada orang yang bodoh. Nabi saw. bersabda,“Janganlah kamu menceritakan mimpimu kecuali kepada orang yang dicintai atau kepada orangyang pandai.”
Ketiga, janganlah menceritakan mimpi kecuali secara rahasia karena dia pun melihatnyasecara rahasia pula. Jangan menceritakannya kepada anak-anak dan wanita. Sebaiknya mimpi itudiceritakan menjelang awal tahun dan pada pagi hari, bukan sesudah keduanya lewat.
Adapun etika pentakwil ialah sebagai berikut.
Pertama, jika saudaranya menceritakan mimpi kepadanya, maka katakanlah, “Aku kira mimpi itu baik.”Kedua, hendaknya menakwilkan mimpi dengan cara yang paling baik. Diriwayatkan bahwaNabi saw. bersabda, “Mimpi akan terjadi sebagaimana ia ditakwilkan.” Juga diriwayatkan bahwabeliau bersabda, “Mimpi itu bagaikan kaki yang menggantung selama belum diungkapkan. Jika telahdiungkapkan, maka terjadilah.” Demikian yang disebut dalam as-Silsilah ash-Shahihah.
Ketiga, menyemak mimpi dengan baik, kemudian menjawab si penanya dengan jawabanyang mudah dipahami.
Keempat, jangan tergesa-gesa menakwilkan mimpi. Lakukanlah dengan hati-hati.
Kelima, menyembunyikan mimpi dan tidak menyebarkannya sebab ia merupakan amanat.Jangan menakwilkan mimpi ketika matahari terbit, ketika tergelincir, dan ketika terbenam.
Keenam, memperlakukan pelaku mimpi secara berbeda. Janganlah menakwilkan mimpi rajaseperti menakwilkan mimpi rakyat, sebab mimpi itu berbeda karena perbedaan kondisi pelakunya.
Ketujuh, merenungkan mimpi yang dikemukakan kepadanya. Jika mimpi itu baik, makatakwilkanlah dan sampaikanlah kabar gembira kepada pelakunya sebelum mimpi itu ditakwilkan.Jika mimpi itu buruk, maka janganlah menakwillkannya atatakwilnya paling baik. Jika sebagian mimpi itu merupakan kebaikan dan sebagian lagi keburukan, maka bandingkanlah keduanya, lalu ambillah mimpi yang paling tepat dan paling kuat pokoknya.
Jika pentakwil mengalami kesulitan, bertanyalah kepada pelaku mimpi ihwal namanya, lalu takwilkannya berdasarkan namanya itu.Paparan singkat ini cukup kaya bagi orang yang mau merenungkannya dan mencermati maknanya. Kalaulah kami memaparkannya secara panjang lebar, niscaya menimbulkan kebosanan dan kejemuan. Kami berharap kepada Allah Ta’ala kiranya buku ini bermanfaat bagi kita dan kiranya Dia melindungi kita dari ilmu yang tidak bermanfaat, perut yang tidak pernah kenyang, nafsu yang tidak mau tunduk, doa yang tidak diterima, tabiat yang menyeret kepada ketamakan, dan ketamakan yang tidak pernah berakhir. Sesungguhnya Allah Ta’ala Mahakuasa atas segala yang dikehendaki-Nya, serta Maha melakukan apa yang dituju-Nya. Cukuplah bagiku Allah. Dialah sebaik-baikPelindung
Tafsir MimpiMenurut Islam dan Barat
Tafsir mimpi menurut Islam:
Imam Ibnu Sirin, dalam bukunya Tafsir Mimpi Menurut Islam, berkata:Tidak semua mimpi dapat ditafsirkan makna yang terkandung didalamnya. Ada kalanya mimpibagaikan angin lalu namun ada yang benar-benar menjadi kenyataan. Mimpi insan yang bertakwamerupakan perkhabaran yang akan berlaku, kerana Rasulullah tidak bermimpi melainkan mimpibaginda menjadi kenyataan. Sedangkan mimpi insan yang tidak beriman merupakan berita yangdisebarkan oleh syaitan.Dalam suatu riwayat dikisahkan, seorang wanita bertanya, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya sayabermimpi melihat sebahagian tubuh baginda berada di rumahku." Baginda menjawab,"Sesungguhnya Fatimah akan melahirkan seorang anak lelaki, kemudian engkau yang akanmenyusukannya." Tidak lama kemudian Fatimah melahirkan Hussein dan disusukan oleh wanitatersebut. Sesungguhnya mimpi itu dapat ditafsirkan, namun tidak semua orang mampu mentafsirkankebenarannya. Semoga paparan ini dapat membantu dalam menjawab makna mimpi anda, insyaAllah. Tambahan pula, mimpi diakui adanya dalam syariat Islam. Sedangkan ilmu untuk mentakwilkan, mentakbirkan atau mentafsirkannya diiktiraf oleh ramai ulama. Ramai ulama yang ingin mendalami masalah takwil atau tafsir mimpi tetapi tidak ramai yang mengetahuinya keranasusahnya.
Al-Imam Ibnu Syahin, dalam mukadimah kitabnya Al-Isyarat Fi Ilmi al-'Ibarat, berkata:"Islam mencerca ilmu tenung kerana hanya Allah-lah yang mengetahui masalah ilmu ghaib. Sayamenghindari ilmu-ilmu seperti itu dan tidak meminatinya, dan saya ingin membuat buku yangdapat mendedahkan perkara-perkara ghaib yang sememangnya diakui oleh syarak, iaitu ilmu takwildan ta'bir mimpi."Menurut ahli-ahli ta'bir, mimpi ada tiga macam:
1. Peristiwa yang menggembirakan yang benar yang terjadi setelah bermimpi, dan initidak memerlukan penafsiran.
2. Mimpi yang batil atau permainan syaitan, iaitu mimpi yang tidak dapat diperincikanoleh orang yang bermimpi. Ertinya orang yang bermimpi itu tidak sanggupmengingat tertib atau jalan cerita mimpi itu. Mimpi seperti ini dianggap batil dantidak mempunyai sebarang makna atau takwil.
3. Keinginan nafsu. Seperti kita ketahui nafsu ada tiga, iaitu nafsu mutmainnah, nafsulawwamah dan nafsu ammarah. Mimpi seperti ini terjadi kerana pengaruh fikiran
seseorang. Sesuatu yang dia lakukan atau dia khayalkan siang hari atau menjelang
tidurnya selalu menjelma ketika tidurnya.